7 Desa Paling Menakjubkan di Dunia

7 Desa Paling Menakjubkan di Dunia

7 desa paling menakjubkan di dunia ini kita mulai dengan sebuah desa yang terdapat di dasar lembah yang ada di piedmon provinsi Verbano-Cusio-Ossolaitalia bernama desa Viganella yang dikenal sebagai desa yang memiliki matahari sendiri.

Karena hampir sepanjang tahun desa ini tidak pernah disinari oleh matahari seperti wilayah lainnya di dunia, bahkan saat musim dingin datang, masyarakat desa Viganella bisa merasakan dingin yang sangat luar biasa.

1. Matahari Sendiri
Karena tidak pernah disinari matahari, sebuah ide brilian muncul dari seorang arsitek bernama Giacomo Bonzani yang mencoba membuat matahari untuk masyarakat desa tersebut. Meskipun pada awalnya ide Bonzani dinilai mustahil, sang arsitek tetap membuktikan idenya dengan mewujudkan semua ide yang ada di kepalanya.




Bonzani pun membuat cermin raksasa yang bisa memantulkan sinar cahaya matahari yang ada di dasar lembah, cermin tersebut dikendalikan oleh perangkat lunak atau software komputer agar bisa melacak dimana sumber matahari dan bisa memantulkannya secara otomatis ke arah desa.

2. Bebas Polusi
Jika ingin menghirup udara bersih dan bebas polusi sama sekali, harus datang ke sebuah desa di Belanda yaitu desa giethoorn yang dikenal sebagai desa bebas polusi. Karena setiap harinya penduduk di desa ini menggunakan perahu dan sepeda sebagai alat transportasinya yang digunakan juga untuk mengangkut segala jenis kebutuhan.


Bahkan rumah-rumah di desa ini dilengkapi dengan tangga yang mengarah langsung ke arah kanal dan juga jembatan kayu yang menghubungkan setiap rumah dengan daratan. Pemandangan sangat asri begitu terasa di desa giethoorn, air jernih yang dihiasi dengan pohon-pohon rindang.

Di sisi kiri dan kanan desa yang mendapat julukan venessia dari Belanda ini menjadi salah satu wisata terpopuler di negri Belanda, karena disini para wisatawan bisa menyewa perahu dan mengayuhnya sendiri di atas air yang jernih di desa giethoorn.

3. Desa Terapung
Desa terapung yang berada di atas danau titicaca dan berlokasi di ketinggian 3.812 meter di padang verebia, awalnya desa ini dibuat dari orang-orang uros dari peru di jaman inka, tempat ini digunakan sebagai tempat pelarian dan berlindung dari peperangan yang tidak pernah berhenti.


Cara suku uros membuat desa terapung ini selama berabad-abad cukup luar biasa sehingga tidak ada alasan dari warga desa tersebut untuk pindah ke daratan. Desa terapung ini dibuat dari lapisan-lapisan rumput tortora yang dijadikan satu dan diikatkan ke suatu struktur dasar terapung.

Hasilnya adalah sebuah rakit raksasa yang mampu menahan beban yang berat dan besar, bahkan jika ilalang-ilalang mulai tua dan terlepas ilalang-ilalang baru siap menggantikannya. Rumput-rumput ilalang-ilalang ini diambil dari pinggiran danau titicaca yang dikaitkan dengan tali-tali yang diikatkan ke tiang-tiang kayu ke dasar danau.

Warga desa terapung ini hanya mau menerima sedikit pengunjung, hal ini dilakukan karena berdasarkan tradisi hidup, suku uros ini mudah berubah cepat karena beertambahnya interaksi mereka dengan para turis.

4. Nama Terpanjang di Dunia
Pada umumnya, sebuah desa memiliki nama yang pendek dan mudah diingat orang. Tetapi tidak halnya dengan salah satu desa di Inggris ini yang memiliki nama sangat panjang. Desa yang terletak di pulau Angelsey Inggris ini sengaja mengubah namanya menjadi sangat panjang dengan tujuan untuk menarik wisatawan.


Perubahan nama ini dilakukan pada tahun 1860-an oleh seorang penjahit setempat untuk mengundang para turis agar datang ke desa tersebut, dan strategi ini berhasil. Cukup banyak turis yang datang untuk sekedar berfoto di papan nama desa yang cukup panjang itu.

Nama dari desa ini terdiri dari 58 huruf dan jika diterjemahkan mempunyai arti "gereja santa maria di lembah pohon henzel putih dekat pusaran air dan gereja santo tisileo dari gua merah".

Nama yang cukup panjang ini membuat Guiness World of Record mencatatkannya sebagai desa yang mempunyai nama terpanjang di dunia. Selain memiliki nama yang panjang desa ini juga memiliki stasiun kereta api bergaya Victorian yang memamerkan lokomotif kereta uap kuno dan juga toko kerajinan tangan.

5. Tanpa Asap Rokok
Jika di Belanda ada desa giethoornyang merupakan desa bebas polusi, hal hampir serupa juga bisa dijumpai di Indonesia, tepatnya di desa Bone-bone yang terletak di lereng gunung Latimojong provinsi Sulawesi Selatan.


Desa ini dikenal sebagai desa tanpa asap rokok, hal ini dikarenakan adanya peraturan resmi yang dibuat tahun 2003 yang melarang warga desa Bone-bone merokok tanpa terkecuali turis sekalipun.

Peraturan ini dibuat karena desa yang berada pada ketinggian 1300-1500 meter dari permukaan laut ini selalu dihiasai kabut tebal yang membuat udara menjadi dingin dan rokok adalah salah satu pilihan untuk menghangatkan diri yang akhirnya menjadi kebiasaan warga setempat dan sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Karena itulah peraturan tersebut dibuat dan dinilai unik karena menerapkan aturan yang tidak biasa yaitu melarang warganya merokok, dan untuk mendukung peraturan tersebut di desa Bone-bone juga terdapat papan tulisan yang bertuliskan "Jagalah jantung anda agar tetap sehat" atau "nikmati indahnya pemandangan dan segarnya udara dusun kami".

Dengan alam yang begitu indah karena berada di lereng gunung yang dihiasi pepohonan yang hijau membuat desa Bone-bone dijuluki sebagai desa sehat.

6. Penduduk Wanita Berambut Panjang
Desa Huangluo yang terletak di wilayah Longji Guilin China, sekilas, desa ini tampak seperti desa-desa pada umumnya, namun yang sangat menarik dan juga cukup menakjubkan adalah penduduk wanitanya memiliki rambut yang sangat panjang hingga menyentuh tanah.


Serta yang memiliki rambut terpanjang ini bukanlah hanya satu wanita tetapi hampir semua penduduk wanita di desa Huangluo memiliki rambut yang sangat panjang. Panjang rambut yang mereka miliki adalah 1,7 meter dan yang terpanjang adalah 2,1 meter.

Tercatat terdapat 82 kepala keluarga dan 120 perempuan yang tinggal di desa tersebut memiliki rambut yang sangat panjang. Para perempuan di desa Huangluo selalu mengikat atau menyanggul rambut mereka.

Proses mencuci rambut di sungai menjadi pemandangan yang cukup menarik bagi para wisatawan. Reputasi ini pun membuat desa Huangluo dijuluki sebagai desa rambut panjang bahkan mereka juga mendapatkan pengakuan resmi dari Guiness world record sebagai desa dengan rambut terpanjang.

7. Desa Superkaya
Masih dari negri tirai bambu China, kali ini adalah desa Huaxi desa ini sangat berbeda dengan desa-desa lainnya, pasalnya, desa yang terletak di provinsi Jiangsu China ini memiliki bangunan pencakar langit yang masuk dalam gedung tertinggi di dunia, dan juga sarana transportasi publik yang bukan lagi menggunakan mobil atau bis tetapi helikopter.


Karena itulah desa ini disebut-sebut sebagai desa terkaya seantero China. Kekayaan dari desa ini dibuktikan ketika memamerkan kekuatan ekonomi yang dimilikinya yaitu dengan membuka secara resmi gedung pencakar langit yang diberi nama hanging of watching. Gedung yang memiliki 74 lantai tersebut posisinya diketahui lebih tinggi dari menara eifel di Prancis.

Pembangunan gedung ini menghabiskan biaya sebesar 301 juta poundsterling dan dana pembangunan berasal dari kocek warga Huaxi sendiri dimana setiap warga menyumbang 10 juta poundsterling. Tujuan utama dibangunnya bangunan pencakar langit tersebut adalah untuk mengurangi beban, mengingat desa ini memiliki sumber lahan yang terbatas dan juga untuk membantu meningkatkan standar hidup rakyat Huaxi.

Desa in telah berubah secara signifikan selama 30 tahun terakhir dari desa miskin menjadi desa dengan lokasi favorit berbagai perusahaan sekaligus menjadi simbol pertumbuhan ekonomi Negara. Selain memiliki gedung pencakar langit, desa yang memberikan warganya pendidikan dan perawatan kesehatan secara gratis ini juga memiliki patung lembu emas dengan nilai 50 juta dolar Amerika dan juga layanan taksi baru yaitu helikopter.

Baca Menarik Lainnya

Bagikan Pada Teman

Buka Komentar Facebook
Selesai Komentar