Penjara Anak, Kasus Sodomi Marak di Penjara Anak

Penjara anak sudah saatnya dibubarkan, karena banyak kasus kekerasan di penjara anak ini. Setidaknya ada 18 dari 32 anak penghuni penjara mengaku disiksa selama mendekan di dalam penjara. Data ini didapat dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). "Banyak kasus ekstrem yang kita saksikan bagaimana situasi anak selama dalam tahanan," ujar Ketua KPAI, Maria Ulfa Anshori, di Jakarta, hari ini. Berdasarkan data yang dimiliki KPAI, terdapat 6.271 anak yang mendekam di 16 penjara anak yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Penjara Anak

Sementara itu setiap tahun, 6.000 anak berhadapan dengan hukum. "Dari jumlah tersebut, 3.800 orang berakhir di penjara. Sedangkan sisanya ditahan di penjara orang dewasa, tahanan polisi dan tempat lain yang tidak layak bagi anak," ujar Maria.

Maria juga mengatakan, anak yang masuk dalam tahanan polisi, berinteraksi dengan pelaku kriminal berat lainnya. Sehingga anak keluar dari penjara memiliki kemampuan tindak kriminal yang lebih berat. "Anak yang masuk dalam tahanan kepolisian dan lapas juga banyak yang mendapatkan perlakuan kekerasan, sodomi, dan eksploitasi oleh tahanan lainnya," ujar Maria.

Karena itu, Maria mendesak kepada pemerintah, agar menghapus penjara untuk anak dan menggantinya dengan badan rehabilitasi anak yang bermasalah dengan hukum. "Penjara membuat perkembangan anak menjadi tidak normal, banyak negara yang sudah membubarkan penjara anak demi menyelamatkan masa depan anak-anak mereka," ujar Maria.