Penampakan Planet Bumi Jika Kamu Bekerja Dalam Stasiun Luar Angkasa

Penampakan Planet Bumi Jika Kamu Bekerja Dalam Stasiun Luar Angkasa

Jika kamu bekerja di stasiun luar angkasa hal yang dapat kamu lihat mungkin kita bisa melihat beberapa hal yang ada di bumi dari luar angkasa. Contohnya saja Tembok China, sebenarnya di luar angkasa kita dapat melihat dengan jelas landmark negara China tersebut.

Ada banyak hal lain setidaknya bukan hanya melihat tembok besar China saja, banyak objek lain yang dapat kalian lihat jika berada di ketinggian, ya khususnya setinggi stasiun luar angkasa milik NASA tersebut.

1. Erupsi Vulkanik
Erupsi adalah proses meletusnya gunung berapi, yakni keluarnya material gunung berapi seperti lahar dan abu yang disertai lepasnya gas-gas ke permukaan bumi. Setiap tahunnya terdapat sekitar 50 hingga 60 erupsi vulkanik yang terjadi.


Para astronot yang hidup di orbit dapat melihat dengan jelas asap yang membubul ke angkasa. Terkadang, magma panas yang menyala juga dapat terlihat dari luar angkasa.

Foto merupakan erupsi yang terjadi di puncak gunung Sarychev di Rusia, di bagian barat laut Lautan Pasifik. Gunung Sarychev merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, dan telah mengalami 8 kali erupsi sejak 1946.

Pada erupsinya di tahun 2009, sebuah gelombang kejut menyebabkan sebuah lubang besar di awan, hal ini mengakibatkan para astronot dapat melihat dengan jelas kejadian luar biasa ini.

2. Mekarnya Fitoplankton
Fitoplankton merupakan sekelompok dari biota tumbuh-tumbuhan autotrof, mempunyai klorofil dan pigmen lainnya di dalam selnya dan mampu untuk menyerap energi radiasi dan karbon dioksida untuk melakukan fotosintesis.


Mekarnya fitoplankton selalu menghiasi lautan dengan warna-warna biru dan hijau. Pada saat fitoplankton mekar, ia dapat membentang hingga berkilo-kilometer jauhnya.

Foto ini merupakan foto mengenai mekarnya fitoplankton di lepas pantai Irlandia yang diambil dari satelit Terra milik NASA.

Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa erupsi dari gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia menyediakan besi dan nutrisi lain bagi fitoplankton, yang mana mengakibatkan mereka tumbuh dalam ukuran yang besar.

3. Batas antara India dan Pakistan
Karena perselisihan antara dua negara India dan Pakistan, membuat mereka membuat sebuah perbatasan yang disoroti oleh lampu untuk menghindari adanya perdagangan amunisi dan aktivitas terorisme pada malam hari.


Sinar lampu yang bersinar berwarna orange tersebut menyinari garis pembatas sejauh 2,900 kilometer atau sekitar 1,800 mil. Garis batas tersebut melewati beberapa daerah seperti perkotaan dan gurun.

Untuk lebih dari beberapa dekade terakhir, batas negara antara India dan Pakistan merupakan tempat yang paling berbahaya di dunia, banyak terjadi pelanggaran hukum, kekerasan, dan serangan oleh drone di tempat tersebut.

4. Badai Pasir
Terdapat beberapa bahan utama untuk membentuk badai pasir diantaranya yaitu angin dan pasir atau debu.


Pada saat semua elemen tersebut tercampur di kondisi yang ideal, sebuah badai pasir yang sangat besar terbentuk dan menghantam semua benda yang ada di depannya dengan kecepatan maksimal 160 kilometer per jam.

Badai ini dapat menjadi sangat besar sehingga dapat dilihat dari luar angkasa seperti foto di bawah ini, yang mana menunjukkan kejadian badai pasir yang berasal dari Mesir yang menuju ke Laut Merah.

Badai pasir serupa seringkali terjadi di lepas pantai Afrika, China, dan beberapa tempat lainnya dimana terdapat angin yang dapat membawa debu hingga ribuan mil.

5. Batas antara Si Kaya dan Si Miskin
Peradaban yang modern membuat dampak terhadap dunia, salah satunya merupakan batas politik antara dua negara yang berbeda keadaan yang dapat terlihat dari luar angkasa.


Astronot NASA John Grunsfeld menjelaskan bahwa negara yang kaya biasanya terlihat berwarna hijau, sementara negara miskin yang memiliki akses air yang minim memiliki warna yang relatif coklat.

Juga, negara miskin tidak memiliki akses listrik yang baik sehingga terlihat sangat gelap pada saat malam hari, berbeda dengan negara kaya dengan akses listrik yang baik terlihat sangat terang karena dihiasi oleh cahaya lampu.

Hal ini dengan jelas terbukti pada perbatasan antara negara Korea Utara dengan Korea Selatan. Pada malam hari, Korea Selatan yang notebenenya merupakan negara maju dihiasi oleh gemerlap cahaya perkotaan modern sementara negara Korea Utara yang terlihat sangat gelap.

Seperti gambar di bawah ini merupakan foto batas negara antara Korea Selatan dan Korea Utara pada malam hari yang tampak dari luar angkasa.

Korea Selatan yang berada di pojok kanan nampak terlihat sangat cerah karena lampu perkotaan, sementara negara China berada di sisi lain yang juga nampak cerah karena cahaya lampu. Sementara diantara kedua negara ini terdapat Korea Selatan yang nampak gelap.

6. Penggundulan Hutan
Keuntungan dari melihat bumi dari luar angkasa adalah kita dapat melihat segala sesuatu yang terjadi pada bumi tempat kita tinggal. Salah satunya adalah penggundulan hutan.


Dari tahun ke tahun satelit telah mendokumentasikan sebuah pemandangan hutan dari tahun ke tahun. Foto di bawah ini diambil oleh satelit Nasa Landsat 1, pemandangan tersebut merupakan pemandangan hutan hujan Amazon antara tahun 2000 hinnga 2012.

Tempat yang dulunya sangat lebat, area subur tersebut kini telah kehilangan 2,500 kilometer persegi daerahnya dari 37 tahun terakhir. Kini hutan Amazon telah kehilangan lebih dari 360,000 kilometer persegi areanya karena penggundulan hutan sejak 1980-an.

Baca Menarik Lainnya

Bagikan Pada Teman

Buka Komentar Facebook
Selesai Komentar