Desa Tertutup Busa, Fenomena Busa Menutupi Desa Terjadi di Negara ini!

Sebuah Desa tertutup busa fenoma unik Desa tertutup busa ini terjadi di Skotlandia, penduduk area Footdee, Aberdeen, Skotlandia terbangun dengan perasaan kaget, melihat desa mereka diselimuti busa putih, tapi itu bukan salju. Jalanan bagai lautan buih yang tebalnya sampai nyaris menutupi rumah.

Desa Tertutup Busa

Mobil yang terparkir, gedung, dan tanaman semuanya nampak putih, seperti baru dilanda badai salju. Anjing-anjing peliharaan menggonggong, nampak senang dan tertarik dengan pemandangan fenomenal hamparan busa.

Orang-orang sempat terpukau, sebelum menyadari busa itu mengganggu aktivitas. Memaksa mereka bersih-bersih berat. Seperti dimuat BBC, fenomena itu tercipta dari angin yang bertiup kencang ke Laut Utara, mengocok air laut, udara, residu tanaman dan plankton laut hingga menjadi buih, menyapunya ke daratan.

Salah satu warga, Lindsay Gordon menceritakan, badai malam itu sangat keras. Membuat daun jendela berderak. "Aku melihat ke luar jendela dan ombak Laut Utara seakan maju mendekati kami. Untungnya, itu hanya busa," kata warga yang tinggal di Footdee itu.

Sementara anjingnya bersenang-senang dengan berguling di tumpukan busa, Gordon sibuk membersihkan busa dari halamannya.

"Laut bertindak seperti mesin cuci," kata  Prof Christopher Todd, ahli ekologi kelautan dari  Scottish Oceans Institute, University of St Andrews.Dia mengatakan, angin kencang yang berhembus di perairan Aberdeen memicu ombak yang luar biasa.

Udara masuk ke air dan bercampur dengan material organik. "Kemungkinan ada sel fitoplankton yang menghasilkan banyak lendir, yang melecut pembentukan busa." Apalagi, musim gugur adalah waktunya fitoplankton mekar.

Todd menambahkan, busa laut relatif stabil bentuknya dan tahan lama. Namun, meski kotor, busa alami tersebut tidak mengancam kesehatan warga.
Desa Tertutup Busa, Fenomena Busa Menutupi Desa Terjadi di Negara ini! Desa Tertutup Busa, Fenomena Busa Menutupi Desa Terjadi di Negara ini! Reviewed by UNIKBACA COM on 8:46:00 PM Rating: 5