Pilkades Segar Wangi Berjalan Aman dan Tertib, Suryadi Serukan Persatuan dan Kebersamaan
Senin, 21 September 2026
KETAPANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, menjadi momentum penting untuk memperkuat demokrasi dan kebersamaan masyarakat. Menyikapi berakhirnya proses pemilihan tersebut, Suryadi selaku calon Kepala Desa dan tokoh masyarakat menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Foto : Suasana, Pilkades Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi
Suryadi mengungkapkan puji syukur ke hadirat, Tuhan Yang Maha Esa, karena seluruh rangkaian Pilkades dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan damai. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama panitia pemilihan dan partisipasi masyarakat yang turut menjaga suasana tetap harmonis.
Secara khusus, Suryadi menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada seluruh panitia Pilkades yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengapresiasi dedikasi panitia dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan tahapan pemilihan sehingga proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilihan membutuhkan kesungguhan, ketelitian, dan komitmen dari seluruh panitia. Oleh karena itu, kerja keras mereka patut dihargai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya menjaga pelaksanaan demokrasi yang tertib serta bermartabat.
Selain kepada panitia, Suryadi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Segar Wangi yang telah menggunakan hak pilih dan menunjukkan sikap dewasa selama pelaksanaan Pilkades. Ia menilai bahwa kesediaan masyarakat untuk menjaga keamanan dan menghormati perbedaan merupakan modal utama dalam mempertahankan keharmonisan desa.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Segar Wangi yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkades. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus kita pertahankan, meskipun setiap warga mungkin memiliki pilihan yang berbeda,” ungkap Suryadi.
Setelah kepala desa terpilih ditetapkan, Suryadi mengajak seluruh masyarakat untuk mengakhiri perbedaan dukungan dan kembali memperkuat persatuan. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi, sedangkan tanggung jawab membangun desa merupakan kepentingan bersama yang harus menjadi prioritas.
Ia mengajak seluruh warga untuk memberikan kesempatan kepada kepala desa terpilih dalam menjalankan amanah dan tanggung jawabnya. Dukungan masyarakat dinilai penting agar pemerintahan desa dapat bekerja secara optimal, melaksanakan program pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Suryadi juga berharap kepala desa terpilih dapat menjalankan kepemimpinan secara bijaksana dengan merangkul seluruh kelompok masyarakat. Menurutnya, tidak boleh ada warga yang merasa diabaikan hanya karena perbedaan pilihan pada saat pemilihan berlangsung.
Kepemimpinan yang adil, terbuka, dan mengutamakan kepentingan masyarakat akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Desa Segar Wangi. Karena itu, ia mendorong terciptanya komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat agar setiap aspirasi dapat disampaikan serta dipertimbangkan secara bijaksana.
Lebih lanjut, Suryadi mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan perbedaan pilihan politik menimbulkan konflik atau merenggangkan hubungan kekeluargaan. Menurutnya, persaudaraan, gotong royong, dan sikap saling menghormati harus tetap menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat desa.
“Tidak ada lagi pendukung calon A atau calon B. Kita semua adalah satu keluarga besar, warga Desa Segar Wangi. Mari kita saling merangkul, menjaga keamanan, dan bekerja sama untuk mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kemajuan desa membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga. Semangat gotong royong dan kesediaan untuk bekerja bersama harus terus dipelihara agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Suryadi berharap berakhirnya Pilkades menjadi kesempatan bagi seluruh warga untuk membuka lembaran baru. Perbedaan selama proses pemilihan hendaknya dijadikan pengalaman demokrasi yang memperkuat kedewasaan, bukan menjadi sumber perpecahan di kemudian hari.
Menutup pernyataannya, Suryadi Safari kembali menyampaikan terima kasih kepada panitia pemilihan dan seluruh masyarakat yang telah berperan dalam menjaga kelancaran serta ketertiban Pilkades Desa Segar Wangi.
Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat dalam membangun desa. Dengan persatuan, keamanan, dan semangat kebersamaan, Desa Segar Wangi diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa yang semakin maju, damai, dan sejahtera.
KETAPANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, menjadi momentum penting untuk memperkuat demokrasi dan kebersamaan masyarakat. Menyikapi berakhirnya proses pemilihan tersebut, Suryadi selaku calon Kepala Desa dan tokoh masyarakat menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Foto : Suasana, Pilkades Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi
Suryadi mengungkapkan puji syukur ke hadirat, Tuhan Yang Maha Esa, karena seluruh rangkaian Pilkades dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan damai. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama panitia pemilihan dan partisipasi masyarakat yang turut menjaga suasana tetap harmonis.
Secara khusus, Suryadi menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada seluruh panitia Pilkades yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengapresiasi dedikasi panitia dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan tahapan pemilihan sehingga proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilihan membutuhkan kesungguhan, ketelitian, dan komitmen dari seluruh panitia. Oleh karena itu, kerja keras mereka patut dihargai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya menjaga pelaksanaan demokrasi yang tertib serta bermartabat.
Selain kepada panitia, Suryadi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Segar Wangi yang telah menggunakan hak pilih dan menunjukkan sikap dewasa selama pelaksanaan Pilkades. Ia menilai bahwa kesediaan masyarakat untuk menjaga keamanan dan menghormati perbedaan merupakan modal utama dalam mempertahankan keharmonisan desa.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Segar Wangi yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkades. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus kita pertahankan, meskipun setiap warga mungkin memiliki pilihan yang berbeda,” ungkap Suryadi.
Setelah kepala desa terpilih ditetapkan, Suryadi mengajak seluruh masyarakat untuk mengakhiri perbedaan dukungan dan kembali memperkuat persatuan. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi, sedangkan tanggung jawab membangun desa merupakan kepentingan bersama yang harus menjadi prioritas.
Ia mengajak seluruh warga untuk memberikan kesempatan kepada kepala desa terpilih dalam menjalankan amanah dan tanggung jawabnya. Dukungan masyarakat dinilai penting agar pemerintahan desa dapat bekerja secara optimal, melaksanakan program pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Suryadi juga berharap kepala desa terpilih dapat menjalankan kepemimpinan secara bijaksana dengan merangkul seluruh kelompok masyarakat. Menurutnya, tidak boleh ada warga yang merasa diabaikan hanya karena perbedaan pilihan pada saat pemilihan berlangsung.
Kepemimpinan yang adil, terbuka, dan mengutamakan kepentingan masyarakat akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Desa Segar Wangi. Karena itu, ia mendorong terciptanya komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat agar setiap aspirasi dapat disampaikan serta dipertimbangkan secara bijaksana.
Lebih lanjut, Suryadi mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan perbedaan pilihan politik menimbulkan konflik atau merenggangkan hubungan kekeluargaan. Menurutnya, persaudaraan, gotong royong, dan sikap saling menghormati harus tetap menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat desa.
“Tidak ada lagi pendukung calon A atau calon B. Kita semua adalah satu keluarga besar, warga Desa Segar Wangi. Mari kita saling merangkul, menjaga keamanan, dan bekerja sama untuk mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kemajuan desa membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga. Semangat gotong royong dan kesediaan untuk bekerja bersama harus terus dipelihara agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Suryadi berharap berakhirnya Pilkades menjadi kesempatan bagi seluruh warga untuk membuka lembaran baru. Perbedaan selama proses pemilihan hendaknya dijadikan pengalaman demokrasi yang memperkuat kedewasaan, bukan menjadi sumber perpecahan di kemudian hari.
Menutup pernyataannya, Suryadi Safari kembali menyampaikan terima kasih kepada panitia pemilihan dan seluruh masyarakat yang telah berperan dalam menjaga kelancaran serta ketertiban Pilkades Desa Segar Wangi.
Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat dalam membangun desa. Dengan persatuan, keamanan, dan semangat kebersamaan, Desa Segar Wangi diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa yang semakin maju, damai, dan sejahtera.
Pilkades Segar Wangi Berjalan Aman dan Tertib, Suryadi Serukan Persatuan dan Kebersamaan
Reviewed by Pendulum Dunia
on
9/21/2026 11:00:00 PM
Rating:
Reviewed by Pendulum Dunia
on
9/21/2026 11:00:00 PM
Rating:



