Langsung ke konten utama

Mengharukan Derita Manusia Tanpa Wajah Dari India

Julukan manusia tanpa wajah dari India itu diberikan orang-orang kepada Mohammad Latif Khatana ini karena dia terserang penyakit aneh di wajahnya, dengan kulit dan daging yang terus tumbuh di wajahnya. Pria asal Kashmir, India tidak bisa melihat, apalagi bekerja, karena lipatan parah pada wajahnya. Nyaris tak ada orang yang mau melihat wajahnya.

Orang asing meludah di jalan saat Latif melintas, karena jijik dengan wajahnya. Penderitaan Latif tak berhenti sampai situ. Apalagi, kini istrinya sedang hamil tujuh bulan. Seorang pria biasanya senang menunggu anaknya lahir, namun tidak demikian halnya dengan Latif.

Ia khawatir anak-anaknya akan bernasib sama dengannya, memiliki fisik menakutkan. "Saya tidak sabar untuk menjadi seorang ayah, dan memiliki beberapa kebahagiaan dalam hidup saya. Tapi, aku khawatir setiap hari, dan berdoa anak saya tidak dilahirkan seperti saya," ujar Latif seperti diwartakan The Sun.

Latif tinggal berpindah-pindah di sejumlah pegunungan dengan istrinya, Salima, antara lain di wilayah Tuli Bana, Jammu, dan Kashmir. Ia melakukan perjalanan ke Srinagar selama empat bulan, untuk mengemis dan mencari uang.

Latif dilahirkan dengan benjolan kecil di wajahnya. Benjolan itu terus tumbuh dan membentuk lipatan besar di wajahnya, sehingga mustahil baginya untuk melihat. "Ibu saya masih menangis ketika ia menatapku. Ia merasa bersalah begitu banyak, dan tidak bisa mengerti mengapa anak laki-laki bungsunya dikutuk," tutur Latif.

Latif adalah anak bungsu dari enam bersaudara. Ia menjadi satu-satunya anak di keluarganya yang mengalami penyakit aneh ini. Ia menjalani masa kanak-kanak dengan kesepian tanpa teman. "Tak seorang pun ingin bermain dengan saya sebagai seorang anak. Anak-anak di desa saya mengejek saya setiap hari. Saya kehilangan mata kiri ketika berumur delapan tahun, dan mereka biasa memanggil saya dengan sebutan si mata satu aneh," ungkap Latif.

Saat beranjak dewasa, Latif tak berhenti berjuang untuk hidup. Ia punya mental yang kuat, tapi karena buta dan buruk rupa, tidak ada orang yang mau memberinya pekerjaan.

"Saya akan senang melakukan pekerjaan yang jujur, seperti pria normal yang bekerja untuk keluarganya. Itu akan membuat saya sangat bangga. Tapi, tak ada yang memberikan saya kesempatan, dan saya terpaksa harus mengemis, sehingga bisa memberi makan keluarga saya," ungkapnya.

Latif biasanya bisa mengantongi uang 400 Rupee atau sekitar Rp 73 ribu dalam satu hari mengemis, lengkap dengan air liur orang-orang yang meludahinya di jalan.

"Tiga gadis muda pernah berjalan melewati saya. Mereka meludahi kaki saya dan lari sambil menutup mulut mereka dengan syal. Saya sangat malu," kata Latif berkisah. "Saya terkejut melihat betapa kejamnya mereka. Saya merasa sangat tertekan selama berhari-hari. Tapi, aku harus melanjutkan hidup dengan itu," ucapnya.

Namun, Tuhan memang adil. Empat tahun lalu, Latif akhirnya bertemu cinta dalam hidupnya. Orangtua Latif sudah lama berusaha keras mencarikan ia istri, tapi tidak ada gadis yang sudi menerimanya menjadi suami, sampai akhirnya Latif mendengar tentang Salima.

"Istri saya hanya memiliki satu kaki. Bertahun-tahun ia berjuang mencari suami. Segera setelah kami bertemu, kami tahu bahwa kami adalah jodoh. Kami berdua lengkap dalam hal ketidaknormalan medis, kami cocok!" kenang Latif. Latif dan Salima menikah dalam upacara musim panas dengan tata cara tradisional Muslim. Mereka mengundang 400 tamu, pada Agustus 2008 silam.

"Saya merasa sangat beruntung bertemu Salima, dia tepat untuk saya. Saya merasa sedikit normal sekarang. Saya punya istri, sedikit lebih lengkap daripada hidup saya sebelumnya. Kini, dia mengandung anak pertama kami, dan saya lebih bahagia lagi. Saya pria bahagia sekarang," tegas Latif.

Meski begitu, Latif yang tidak pernah minum obat untuk penyakit yang dideritanya, masih khawatir anaknya akan lahir dengan kondisi wajah yang sama dengannya. "Kami tidak mampu ke dokter, kami terlalu miskin Dan tidak pernah ada dokter yang mengingatkan saya agar tidak memiliki anak. Saya hanya bisa berharap dan berdoa, bahwa bayi kami akan menjadi sehat," harap Latif.

Kakak Latif pernah menjual sejumlah tanah milik keluarga mereka, delapan tahun lalu, untuk membiayai pengobatan Latif. Tapi, tak ada dokter yang sanggup menangani penderitaan Latif. "Ada dokter yang mengatakan, bahwa kondisi saya yang sekarang ini diakibatkan gerhana matahari, ketika ibu saya sedang mengandung saya. Saya tidak tahu apakah harus memercayai dokter itu atau tidak," papar Latif.

"Sekarang, semakin banyak pembuluh darah yang melalui lipatan di wajah saya, dan tindakan operasi akan terlalu berbahaya. Saya telah kehilangan semua harapan untuk mendapatkan bantuan. Ini adalah bagaimana saya akan terlihat selamanya," kata Latif.

Postingan populer dari blog ini

Makna Tangan yang Tiba-tiba Gatal

Apa sih makna tangan yang tiba-tiba gatal ini, memang dalam dunia per klenik an atau takhayul, sesuatu yang tidak lazim kadang terjadi saat mata sering berkedip katanya bakal dapat uang banyak. Padahal mungkin saja saraf matanya rusak, haha.


Banyak sekali takhayul dan kepercayaan yang ada menjelaskan fenomena seperti ini beserta maknanya. Sahabat unikbaca yang baik serta budiman tambah lagi tidak sombong, dunia takhayul di Indonesia memang sangat kompleks.

Dikarenakan dulunya Indonesia hutan belantara yang di dalam nya banyak terdapat hantu-hantu dan setan bersemayam. Setiap orang pasti pernah merasakan gatal di tangannya baik sebelah kiri maupun sebelah kanan.

Menurut kepercayaan kuno, ternyata tangan yang gatal itu memiliki arti tersendiri, lagi-lagi ini hanya sebuah kepercayaan kuno, tidak untuk dipercayai keyakinannya.

Tangan Kanan Gatal
Tangan kanan gatal biasanya menandakan akan adanya rejeki yang diterima. Beberapa kali saya merasakan tangan kanan yang gatal dan tidak berapa lam…

Kamus Lengkap Bahasa Bencong Lucu Abis, Cobadeh Baca Lucu Juga

Mau tahu kamus bahasa bencong, apa-apa saja yang sering diucapkan bencong, kata-kata bencong yang ada di pasaran, ini dia kami sajikan kamus lengkap bahasa bencong. Ngomong-ngomong tentang bahasa bencong, kata BENCONG itu dibentuk dari kata BANCI yang disisipi bunyi dan ditambah akhiran ONG. Huruf vokal pada suku kata pertama diganti dengan huruf E.


Huruf vokal pada suku kata kedua diganti dengan ONG. Bagi sahabat yang merasa macho dan keker jangan coba-coba menggunakan bahasa ini untuk berkomunikasi dengan teman-teman anda tentunya. Daftar bahasa ini hanya boleh digunkan dalam habitat aslinya, tidak untuk anak kecil dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Karena bahan mudah terbakar dan besifat racun.

Misalnya:
Makan - mekong
Sakit - sekong
Laki - lekong
Lesbi - lesbong
Mana - menong
pokoknya serba NONG

Ada juga waria atau bences yang kemudian ngeganti tambahan ONG dengan ES sehingga bentuk katanya menjadi:

Banci - bences
Laki - lekes
Akika = Aku
Begindang = Begitu
Belalang = Beli
Bele…

Content Placement Publisher Indonesia Selalu Tampil di Mesin Pencari Google

Kami adalah content placement publisher di Indonesia, artikel anda akan selalu tampil di mesin pencari google, artikel yang kami publish di unikbaca.com selalu menjadi top halaman pertama di google pencarian, ini yang menyebabkan jasa content placement kami lebih unggul.



Unikbaca.com telah mulai eksis sejak 2013 lalu, dengan umur yang sudah cukup dan domain serta page authority yang pantas bersaing membuat artikel-artikel unikbaca.com selalu tampil halaman pertama google pencarian.

Artinya anda membayar content placement yang terjangkau harganya, namun setara jasa SEO yang lumayan tinggi tersebut. Situs unikbaca.com sangat disukai google, dengan menerapkan teknik SEO yang baik unikbaca.com bisa bersaing dengan situs-situs yang lain di google.

Bahkan saingan unikbaca.com hanya situs-situs berita besar, artikel unikbaca.com kerap tampil di halaman pertama google dengan waktu yang cukup lama, dan bahkan ada yang selamanya, tetap nangkring di halaman pertama google.

Mau ngetest unikbaca.c…