Faktor yang Mempengaruhi Jumlah dan Harga Token Listrik yang Anda Terima

Mungkin, Anda sering bertanya-tanya, mengapa jumlah kWh yang diterima setiap pembelian token listrik tidak sesuai dengan harga yang Anda dibayar? Misalnya, isi token listrik senilai 100.000, tetapi mengapa yang masuk ke meteran hanya 60.000?


Faktor yang Mempengaruhi Jumlah dan Harga Token Listrik yang Anda Terima


Secara umum, orang menganggapnya sebagai potongan admin dan seolah ingin protes terhadap jumlah potongan admin yang terlalu besar. Nah, sebelum mengklaim hal tersebut, ada baiknya Anda perhatikan penjelasan terkait perhitungan kWh listrik prabayar di bawah ini.


Ya, pembelian token listrik diatas hanya berlaku pada pengguna listrik prabayar. Sementara, pengguna listrik pascabayar akan menyesuaikan penggunaan listrik perbulan dengan tagihan diakhir bulan. Tentu saja, perhitungan biayanya akan sesuai antara listrik prabayar dengan pascabayar. 


Sebelumnya, ketahui dulu jika kWh atau kiloWatt Hour merupakan satuan listrik. Kemudian, pahami empat variabel yang memengaruhi nilai token listrik yang Anda beli, diantaranya biaya admin, biaya materai, biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ), golongan tarif dasar atau tarif tenaga listrik, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).


Biaya Admin

Ketika membeli harga token listrik, maka biaya admin adalah salah satu faktor yang dibebankan terhadap pelanggan PLN, terutama bagi masyarakat Indonesia yang menggunakan listrik prabayar. Perlu Anda tahu, biaya admin setiap pembelian token listrik berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Biasanya, charge untuk pembelian harga token listrik yang dialokasikan admin sekitar Rp2.500 hingga Rp4.000.


Biaya Materai

Faktor yang lain yang dibebankan terhadap pelanggan pada harga token listrik yaitu biaya materai. Meski demikian, tidak semua nilai token listrik akan diberi tambahan biaya materai. Hanya saja, khusus untuk pembelian token listrik senilai lebih dari Rp200.000 akan dikenai biaya materai dalam transaksi Anda. Berikut ini adalah rincian biaya materai sesuai harga token listrik yang Anda beli.


  • Pembelian token listrik senilai Rp250.000 sampai dengan Rp1.000.000 akan dikenai tambahan biaya materai sebesar Rp3.000, sedangkan.
  • Pembelian token listrik diatas Rp1.000.000 akan dikenai biaya tambahan materai sebesar Rp6.000.


Biaya Pajak Penerangan Jalan

Faktor lain yang mempengaruhi harga token listrik per kWh 2020 adalah biaya Pajak Penerangan Jalan (PJJ). Dalam hal ini, nilai PJJ di setiap daerah berbeda-beda yang akhirnya menentukan harga jual token listrik disetiap daerah yang berbeda pula. Misalnya, nilai PPJ di Jakarta senilai 3%. Sementara, untuk biaya PJJ daerah lainnya, bisa Anda lihat detailnya sendiri.


Golongan Tarif Dasar

Golongan tarif dasar atau harga dasar listrik setiap pelanggan berbeda-beda tergantung batas dayanya. Faktor ini jelas berpengaruh terhadap harga token listrik. Secara umum, semakin besar daya listrik yang digunakan, maka harga kWh yang diterima setiap pembelian akan semakin sedikit karena mahal. 


Biaya PPN

Khusus tambahan biaya PPN yang ditambahkan pada harga token listrik, hanya berlaku bagi rumah tangga R2. Golongan ini adalah pengguna listrik daya lebih dari 3500 VA. Sementara, golongan R1 450 VA, 900 VA, 1300 VA, dan 2200 VA tidak dikenai tambahan biaya PPN.


Contoh Perhitungan kWh Listrik

Seseorang tinggal di Jakarta membeli token listrik senilai Rp100.000 untuk meteran batas daya 1.300 VA (Golongan Tarif R1). Maka, berapakah nilai kWh yang diterima?

  • Biaya admin yang dibebankan yaitu Rp4.000, maka Rp100.000- Rp4.000 yaitu Rp96.000.
  • Biaya materai pembelian token dibawah Rp250.000 adalah nol.
  • PPJ untuk seseorang yang tinggal di area Jakarta adalah 3% dari nilai token yang dibeli yaitu 3% x Rp96.000= Rp2.880. Nilai tokennya menjadi Rp96.000 – Rp2.880 = Rp93.120.
  • Nilai kWh listrik untuk batas daya 1.300 VA yaitu Rp93.120/ 1.467,28 = 63,464 kWh.


Jadi, nilai kWh yang diterima untuk pembelian orang tersebut adalah 63,646 kWh atau 63,46 kWh. Perlu diperhatikan bahwa nilai kWh bukanlah nilai uang.


Coba perhatikan bahwa akhir-akhir ini semakin banyak pembelian token listrik mengingat peraturan pemasangan listrik baru yang sudah bermetode prabayar. Menariknya, Anda bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuka usaha pembelian listrik PLN online. 


Dimana anda bisa membeli token listrik secara online? Bhinneka.com adalah solusinya. Anda bisa membayar tagihan listrik maupun membeli token online melalui website atau app Bhinneka tanpa harus beranjak dari tempat duduk anda. Silakan cek Harga Token Listrik Bhinneka.


Dengan bekerja sama dengan Bhinneka.com, Anda bisa mengambil sedikit keuntungan biaya admin pada pelanggan. Jika dilakukan secara rutin dan mencakup lebih banyak pelanggan, maka keuntungan yang diperoleh akan semakin besar bukan?

Faktor yang Mempengaruhi Jumlah dan Harga Token Listrik yang Anda Terima Faktor yang Mempengaruhi Jumlah dan Harga Token Listrik yang Anda Terima Reviewed by UNIKBACA COM on 09.58.00 Rating: 5